Perubahan kurikulum Orde Lama Hingga Orde Reformasi

Kurikulum adalah perangkat mata pelajaran dan program pendidikan yang diberikan oleh suatu lembaga penyelenggara pendidikan yang berisi rancangan pelajaran yang akan diberikan kepada peserta pelajaran dalam satu periode jenjang pendidikan. 

Mengapa kurikulum terus berganti, Perubahan kurikulum dilakukan karena adanya perubahan tuntutan zaman, dari segi sosial-budaya, akademik, maupun industri. Konsekuensinya, kebutuhan pun berubah, baik dari sisi pengetahuan, keterampilan, maupun sikap. Agar tidak menjadi beban, harus dilakukan transformasi.“Transformasi yang paling ideal, berlaku di negara manapun, yaitu melalui transformasi pendidikan. Elemen-elemen yang menjadi syarat agar transformasi pendidikan berjalan yaitu kurikulum, pendidik dan tenaga kependidikan, sarana-prasarana, dan manajemen. nantinya Kurikulum yang baru sebagai satu kesempatan, harapan baru bagi generasi baru.

Lama waktu dalam satu kurikulum biasanya disesuaikan dengan maksud dan tujuan dari sistem pendidikan yang dilaksanakan. Kurikulum ini dimaksudkan untuk dapat mengarahkan pendidikan menuju arah dan tujuan yang dimaksudkan dalam kegiatan pembelajaran secara menyeluruh.


Hingga sampai sekarang kurikulum yang diterapkan sudah beberapa kali mengalami pergantian, Mulai dari Masa Orde Lama (1947 – 196), Orde Baru (1968-1999), Orde Reformasi (2004 sampai sekarang).
  • Orde Lama tercatan tiga kali kurikulum diperbaharui atau berganti yaitu : Kurikulum 1947, Kurikulum 1952 (Rentjana Pelajaran Terurai 1952), Kurikulum 1964 (Rentjana Pendidikan 1964).
  • Pada masa Orde Baru tahun (1968-1999) kurikulum mengalami pergantian kurikulum yang diterapkan yaitu:  Kurikulum 1968, Kurikulum Periode 1975, Kurikulum 1984, Suplemen Kurikulum 1999.
  • Sedangkan masa Orde Reformasi (2004 samapai sekarang) kurikulum yang pernah diterapkan yaitu : KBK Kurikulum 2004 (Kurikulum Berbasis Kompetensi), Kurikulum Tingkat Satuan Pelajaran 2006, Kurikulum Periode 2013, dan menyusul Kurikulum Nasional untuk tahun 2018 mendatang. 


#Referensi. dari berbagi sumber.

0 komentar:

Poskan Komentar